“Makan Beton” Sebuah Kritik Kota Dengan Balutan Heavy Metal Klasik

Lagu ini berisi tentang keresahan mereka pada konstruksi pembangunan yang konstan menggusur lahan hijau,

Pada 15 Maret 2020 Orkes Ayam merilis single perdananya berjudul “Makan Beton”, terdengar ngeri namun lagu ini berisi tentang keresahan mereka pada konstruksi pembangunan yang konstan menggusur lahan hijau, dimana pohon-pohon yang tumbuh di pinggir jalan tidak dibiarkan tumbuh rindang.

Pohon-pohon tersebut dianggap dapat merusak kabel listrik dan akhirnya membuat udara sangat panas ketika siang-siang berhenti di lampu merah. Di sana kemudian ide ‘Makan Beton’ muncul dan menjadi lagu.

Dengan menyatukan banyak elemen seperti Rock n Roll modern sampai Heavy Metal klasik, single perdana ini diharapkan dapat menyampaikan pesan dengan meresonasi banyak telinga.

Band yang terbentuk dari group chat untuk berbagi video receh di Instagram ini kemudian memutuskan untuk menjadi band pada Juni 2019. Awalnya dengan formasi Abial (gitar dan vokal), Liu (bass) dan Randa (drum).

Band ini mengusung genre Rock n Roll dengan dosis sedang. Nama Orkes Ayam sendiri muncul saat sedang ngopi dan membayangkan apabila tuhan tidak menciptakan ayam, dan pada saat itu mereka membebaskan setiap orang untuk bisa ikut bermain musik seperti orkes pada umumnya, sebelum akhirnya menjadi trio. (*)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ORKES AYAM (@orkesayam) on